Cara menjaga processor agar tidak cepat panas

Posted: 11/05/2011 in Hardware

Prosesor sebagai otaknya komputer harus dijaga suhunya agar tetap bisa bekerja secara maksimal. Jika prosesor tidak dijaga, apalagi jika suhunya tidak terkontrol dan berada diatas batas kewajaran, maka selain menimbulkan gangguan pada kinerja komputer itu sendiri juga akan lebih memperpendek umurnya. Jadi bagaimanapun juga menjaga suhu prosesor agar tetap stabil dan pada toleransi yang diijinkan adalah yang terbaik, karena pastikan akan memberikan kinerja yang optimal. Bagaimana cara untuk menjaga suhu prosesor agar tetap sabil dan dingin ? Silahkan simak trik berikut ini

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan processor :

1. Pastikan bagian atas prosesor Anda telah diolesi dengan thermal paste. Thermal Paste atau Thermal Grease adalah bahan gel yang berfungsi untuk mengangkat panas dari prosesor ke headsink. Untuk thermal paste yang berwarna silver memiliki kualitas lebih baik ketimbang yang berwarna putih.

2. Pastikan casing memiliki jalur sirkulasi yang lancar, karena casing yang kurang sirkulasi akan menyebabkan komponen hardware didalamnya, termasuk processor, menjadi lebih cepat panas.

3. Rapikan kabel-kabel, terutama kabel tipe ATA yang berukuran lebih besar dan lebar
dibandingkan kabel SATA. Kabel yang rapi dapat memperlancar aliran udara dalam casing.

4. Untuk komputer pribadi, mungkin Anda adpat membuka penutup casing, untuk efektivitas kelancaran sirkulasi udara, walaupun mungkin tidak sesuai dengan nilai estetika dan tidak enak dilihat karena hardware di dalamnya tampak dari luar.

Berikut tips utama untuk merawat processor :

1. Putuskan hubungan atau kontak listrik dari komputer Anda. Diamkan beberapa saat agar headsink lebih dingin, kemudian buka headsink dan kipas dari processor.

2. Pisahkan kipas dan headsink, lalu bersihkan kipas dengan kain basah. Bersihkan celah headsink dari debu, atau cuci dengan menggunakan kuas atau sikat yang lembut. Keringkan headsink dan usahakan tidak ada sisa air di celah headsink agar tidak konslet.

3. Pasang lagi kipas dengan headsink, lalu pasangkan keduanya ke processor seperti sediakala.

4. Anda dapat melakukan perawatan 3 bulan sekali, terutama dalam ruangan yang ber-AC. Namun, jika lingkungan banyak debu, perawatan dapat dilakukan setiap sebulan sekali.

Berikut apa yang bisa saya sharing, semoga bisa bermanfaat bagi pengunjung semua, terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s